Saturday, December 13, 2008

Inspirational Story: Cinta Tak Selalu Berwujud Bunga :)



Cerita ini shita dapat lagi2 di flash disknya adek. Menyentuh banget. Gak tau darimana cerita ini dia dapat. Yang pasti I just wanna share this for you all also :) Buat yang punya cerita ini "yang entah siapa" thank you for writing this story, it teachs us a lot about love, sincerely :)

Inspirational Story: Cinta Tak Selalu Berwujud Bunga

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Asah Empati dalam Berkomunikasi :)



Empati berbeda dengan simpati. Saat bersimpati kita larut dalam kondisi yang dialami lawan bicara. Sementara, ketika berempati kita tidak begitu saja larut tetapi memahami sepenuhnya kondisi lawan bicara. Dengan begitu, kita tetap bisa memandang suatu kondisi secara objektif.

Nah, ciri-ciri orang yang berempati adalah:

Sadar bahwa ketika bertatap muka, dia tidak boleh memfokuskan perhatiannya ke diri sendiri.

Memperhatikan detail, memanfaatkan waktu untuk memperhatikan sekeliling, dan mendengarkan suara-suara yang ada di sekelilingnya.

Mengobservasi dan menginterpretasikan bahasa tubuh

Memperhatikan ungkapan-ungkapan yang tidak direspons orang lain

Mampu membaca hal-hal yang tersirat

Merespek focus dan minat orang lain dan berusaha untuk tidak melanggar privasi orang lain.

Mampu membuat orang lain merasakan respek dan penghargaan dari dirinya


Source Book : Gaul, Meraih Lebih Banyak Kesempatan by Eileen Rachman & Petrina Oemar.

Monday, November 24, 2008

Mapping 2 Get Real SucCeSS by Quran :)


"Ya Allah....Berikanlah keberkahan terhadap kami dengan semua yang telah kami baca atas ayat-ayatMu, sehingga diri ini mencapai titik penyadaran yang Engkau Ridhoi"

Membaca Ayat-Ayat Allah SWT untuk memperoleh penyadaran. Membaca memperhatikan ayat-ayat Al-Quran dan ayat-ayat kehidupan sehingga mendapatkan kesadaran (keyakinan iman) dan menjadikan setiap perjalanan kehidupan menjadi pelajaran yang berharga. Sehingga kita dapat menjalani hidup dengan lebih baik, lebih bermakna, bertekad berubah melalui tobat sungguh-sungguh kemudian berhijrah.
Berhijrah merubah diri untuk lebih beriman, merencanakan melalui niat yang ikhlas untuk beramal sholeh, merencanakan amal unggulan amal jariyah, agar waktu yang kita lalui dan sisa umur kita lebih bernilai



Bacalah, itulah redaksi kata awal pada wahyu pertama dari Allah yang Maha Pemurah. Bacalah, perhatikanlah ayat-ayat Allah yang Maha Pemurah berupa ayat Qauliyah Al Quran dan ayat Kauniyah kehidupan di dunia agar kita mendapat penyadaran, kesadaran terhadap keberadaan diri manusia. Janganlah sampai terlambat menyadari fungsi keberadaan diri seperti yang digambarkan oleh Al Quran:

Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila Kiamat sudah datang? QS. 47:18

Dengan membaca kita dapat memetakan arah perjalanan dalam rangka meraih sukses sejati :)

Sepenggal kalimat penuh makna di atas shita sadur dari buku saku bertajuk MAPPING, Inspirasi Pengembangan Diri, Peta Menuju Sukses Hakiki (Inspiring Quran), penulisnya Heru SS. Semoga bermanfaat bagi kita semua :) Amin :)